Senin, 28 April 2008

Energi anak-anak yang luar biasa



Energi eja saya perhatikan luar biasa besarnya. Coba bayangin dech, dia mulai bangun tidur langsung maen. apalagi kemaren hari sabtu minggu wah puas benar dia maen ama kawan-kawannya di luar rumah.

Jadwal rutin eja, bangun pagi dia langsung mandi trus siap-siap ke sekolah. Jam 10.30 dia pulang ke rumah, trus makan siang. Maen ke sebelah rumah/maen robot-robotan di rumah sendirian. Trus nonton acara anak-anak di tivi mulai dari si bolang, cita-citaku, sampai sesama. Sementara mamanya ketiduran di samping eja.

Trus jam 16.00 siap-siap maen sepeda di luar bersama gengnya: yoga, satria, faisal, nona. Balapan sepeda berputar keliling komplek. Jadi kalau dia pulang ke rumah pasti dech bajunya basah kuyup, sampai mamanya mengeluh setiap hari baju basah, minimal tiga kali ganti baju. Maen sepeda ini sampai jam mendekati 6 sore kalau nggak dijemput bisa kebablasan pulangnya sampai mau magrib. Trus mandi. Setelah mandi datang lagi kawannya davied ke rumah maen robot-robotan sampai menjelang isa sekitar jam 7.30 malam. Kalau nggak cape eja belajar mewarnai.

Tapi lagi-lagi kalau disuruh belajar alasannya eja cape, tapi kalau ada saudaranya datang dari ulin (imau) masih sanggup dia bermaen sampai jam 9.00 malam.

Setelah diamati, anak-anak akan semangat dan punya energi yang besar jika dia sangat senang melakukan hal tersebut. Tapi kalau dia disuruh belajar dia merasa capek atau bosan.

Ulil punya trik untuk ngajari anak-anaknya belajar sambil bermaen yang paling disukai anak-anak. Caranya dia maen tebak-tebakan huruf dengan si diah dengan cara menebak huruf pada puzzle karpet. Katanya cara ini efektif dech untuk mengajak anak belajar sambil bermaen.

Emang yang perlu kita pelajari adalah bagaimana anak kita senang bermaen sambil belajar.

Kadang waktu kecil saya juga bosan kalau di dalam kelas, yang paling favorit adalah jam istirahat. Kayanya guru-guru sekarang dituntut dech gimana caranya anak-anak dapat menikmati belajar di kelas tersebut tanpa sadar dia sedang belajar. Maka perlu ada teknik-teknik bermaen di kelas sambil ada ilmu yang didapatinya.

Ingat cerita susi, waktu smp guru bahasa inggrisnya sangat kreatif, jadi murid-muridnya nggak terbebani dan merasa sulit untuk belajar bahasa inggris. Kata susi gurunya nerapin belajar bahasa inggris sambil bermusik, dan bercerita.

Jumat, 25 April 2008

Fokus




Tadi pagi ngobrol ama pak dian, ditanya sekarang kamu fokusnya dimana wan.

Wah kaget juga ditanya gitu, baru sadar neh kayanya gua nggak fokus dech ama kegiatan penelitian.

Ini merupakan bahan renungan gua dech, Tapi kata orang kita nggak boleh berkeluh kesah, nggak boleh putus asa. Yang perlu sekarang gua lakukan adalah gua harus fokus, banyak bersyukur, sabar, dan belajar.

Kayanya sekarang ini bukan saatnya gua ngeluh, tapi harus lebih fokus dech.

Tapi emang berat juga sich, yah tapi emang harus dipaksa dech, kadang segala sesuatu yang tidak kita kehendaki belum tentu nggak baek dech buat kita. Ambil hikmahnya aja segala sesuatunya (kata idin)

Ibarat kita melihat segelas yang berisi setengah air. Kita bisa mengatakan bahwa gelas itu kosong setengah atau setengah isinya.

Kadang dalam hidup ini kita hanya melihat dari sisi yang kurangnya aja dech. Trus kemaren marinus ngasih contoh lagi, dia nulis titik di kertas kosong, dia nanya mas ini apa mas, trus saya jawab itu gambar titik/bola. Padahal dia nunjukin itu kan kertas. Bukan gambarnya. Kadang kita hanya melihat dari sisi yang lain, padahal ada sisi yang lebih besar dibalik hikmah tersebut.

Trus ira nyampain juga, kan enak mas di hama bisa banyak nulis,

Wah ini merupakan cambuk buat gua, tapi kadang-kadang kelemahan gua ini hanya semangat pada awalnya saja dech. Trus semangatnya kendur lagi dech.

Kaya tadi pagi lari, udah mulai malas dech lari pagi, baru 7 putaran aja kok rasanya lama betul dech.

Kayanya menjaga supaya istiqomah itu berat dech, tapi gua ingat kata-kata aa gym, kita mulai dulu lah dari hal-hal yang kecil jadi kita nggak ada beban.

Ibarat orang ngemil dia ngemil sedikit-sedikit tapi sering tapi dampaknya besar loch, perutnya langsung jadi gendut, dech

Kalau nggak salah nabi juga lebih senang ibadah yang sedikit tapi rutin, ini emang sifat alami manusia.

Yah mudah-mudahan di hari jumat yang baek dapat pencerahan, gua mulai mencoba fokus ama kegiatan gua, dengan minimal sehari baca tentang kegiatan penelitian minimal setengah jam sehari dech.

Teringat denger di radio, kalau pake lensa fokus bisa membuat sinar matahari itu membakar kertas. Jadi hikmah hari ini kita harus fokuuuuus.

amiiiin.

Kamis, 24 April 2008

Kejenuhan

Kadang kita merasa jenuh dalam hidup ini. Pada awalnya kadang kita bersemangat untuk berubah, namun pada suatu saat jenuh akan melanda hidup kita.

Terkadang kita terlalu bangga terhadap diri kita, namun hal ini akan membuat jebakan bagi kita, kadang kita hanya bisa omomng saja namun mempraktekkan sangat susah. Banyak orang hanya bisa ngomong namun dalam praktek sehari-hari dia tidak menerapkannya (termasuk saya).

Kadang kita hanya melihat dari aspek kulitnya saja.

Yang saya rasakan beberapa hari ini, kadang saya minta istri saya untuk tidak marah-marah, padahal saya juga belum bisa menahan amarah atau emosi tersebut.

Kayanya saya hanya bisa ngomong saja. Kata idin sekarang kita nggak perlu banyak ngomong dech, yang penting bisa gak kita nerapin dulu ke diri kita sendiri baru ngomong ke istri kita dech atau orang lain.

Kadang kita menganggap diri kita sudah baek padahal kalau dipikir -pikir belum tentu orang yang kita anggap tidak baek malah justru lebih baek dari kita.

Untuk nerapin bagaimana kita bisa bersyukur keras emang sangat sulit. dech

Rabu, 23 April 2008

Kemewahan di sekitar kita




Alhamdulillah, balik lagi ke banjarbaru dengan selamat. Ketemu istri ama anak, dan kembali kerja setelah dari bogor selama kurang lebih 9 hari.

Dari perjalanan yang lumayan panjang tersebut, dan alhamdulilah harus saya syukuri loh bahwa ini merupakan kemewahan yang luar biasa diberikan saya untuk melakukan perjalanan ke bogor tersebut.

Pertama niatnya cuma mau koordinasi di Puslit Hutan Tanaman, eh karena diprovokasi oleh Dani (Balai Besar Dipterocarpacea), udah mas ikut aja koordinasi di P3HKA, enak loh ketemu orang-orang yang berpengalaman di bidang kehutanan,

Wah setelah dipikir-pikir, wah bagus juga neh sarannya. Daripada jalan-jalan nggak karuan lebih baik ikut koordinasi di P3HKA, siapa tahu dapat informasi atau minimal dapat wawasan lah.

Padahal udah janji sih ama pak baginda & pak agus untuk nanyain SK kenaikan pangkatnya. Jadi nggak sempet dech ke manggala wanabaktinya.

Soalnya acara di P3HKA sampai malam, malah pernah sampai jam 21.00. Untungnya doni tidurnya sendiri jadi bisa numpang tuch guring di kamar doni nggak perlu bolak-balik bogor-jakarta.

Dari dua acara puslit tersebut kami merasakan kemewahan yang berbeda. Pertama di Puslit Hutan tanaman, kemewahan yang diberikan dari fasilitas ruangan seminar yaitu di BOTANI SQUARE, yang kesannya mewah banget.

Trus kedua acara di P3HKA, walaupun acaranya di kantor Puslit gunung Batu, tapi disana ada kemewahan yang diberikan kita dipertemukan oleh para pakar-pakar di bidang kehutanan, seperti Pak Cecep Kusmana, Supriyanto, Pak ALikodra, Basuki, Agus Sutyarso. Malah dari pembicara Pak Supriyanto, beliau berkata, walaupun satu kampus dengan Pak Alikodra, tapi dia jarang bertemu dengan beliau.


Di kantor kita juga banyak kemewahan yang kita dapati selain uang, yaitu bebasnya penggunaan internet. Coba bayangkan dech, dalam satu hari kalau kita rental di warnet kita kena charge satu jam nya bisa Rp. 5.000. Kalau sehari kita warnet tujuh jam aja udah 35.000 sehari, coba kalikan sebulan berapa yang harus kita bayar?????

Begitu juga kemewahan kita bernapas. Coba lihat orang yang sakit, berapa dia harus bayar satu tabung oksigen seharga minimal 15.000. Dan cooooba balikin ke kita, kalau saya umurnya udah 35 tahun sudah berapa oksigen yang saya isap, berapa kalau saya harus bayar oksigen tersebut???????

Emang kadang kita nggak sadar dan kurang bersyukur atas nikmat yang telah kita peroleh.
Oleh karena itu mari kita mulai mensyukuri nikmat yag telah diberikan ke kita, dan mari kita banyak bersyukur atas nikmat yang kita peroleh tersebut.

Kamis, 10 April 2008

Mari kita biasakan pake kertas dua sisi

Tadi pagi dapat hasil rapat seminar dari PD. Kayanya sayang dech kalau hanya hasil notulis pake kertas yang baru. Kata eko harga kertas sekarang naik loch. Tapi kadang kita nggak biasa dech kalau pake kertas bekas, padahal kan sayang kertas kalau nggak terlalu resmi atau baru draft kayanya baeknya pake kertas bekas aja dech.

Hal ini pernah diterapin sama kawan saya juga loch. Tapi termasuk saya kadang-kadang masih malas juga pake kertas bekas, soalnya waktu pak baginda ngasih laporan ama pak fahmi tentang laporan keuangan nggak sengaja pake kertas yang bekas/sisi baliknya yang kosong, dianggap meledeknya. Apalagi kalau buat pengajuan kayanya males juga saya pake kertas bekas. Tapi kalau emang masih dicoret-coret kayanya harus dibiasain deh pake kertas bekas.

Kayanya kalau kertas itu bukan surat resmi, harus dibiasain dech pake kertas bekas disisi baliknya, apalagi hanya drafat aja.

Tapi yah kita pake kertas bekas yang masih baek lah, jangan yang lecek/tidak rapi.

Kedahsayatan pikiran bawah sadar

Pagi ini dapat cerita ipau, katanya dia mulai menerapkan pikiran bawah sadarnya. Katanya pas dia di acara tupperware, dia mencoba berprasngka baik kepada Allah. Soalnya setiap ada penarikan door prize jarang dapat. Tapi kemaren dia pas di acara tupperware, dia mencoba untuk berpikiran pasti dia dapat door prize dech. Dalam hati di meyakinkan pikirannya, eh Alhamdulillah katanya dia dapat door prize.

ah kayanya jadi semangat juga tuch, untuk nerapin selalu berprasangka baik. Selalu mencoba mengambil hikmah yang baik dari setiap kondisi dan masalah yang kita hadapi.

Kayanya setiap peristiwa bisa bergantung dari apa yang kita pikirkan dech. Makanya kita harus berlatih selalu berprasangka baik kepada Allah. Dan selalu mengambil sisi positipnya. amiiin.

Selasa, 08 April 2008

Langkah Tepat Menuju Langsing




Pas ke ruang PD, di Koran Kompas hari Selasa, tanggal 8April 2008, pada lembar KLASIKA, ada artikel tentang bagaimana supaya langsing. Kayanya bagus juga dech langkah-langkahnya.

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Mengganti cemilan
Katanya kita harus ganti cemilan yang biasa ada di ruang kerja kita atau di rumah kita. Cemilan itu bisa diganti dengan salad atau sayuran. Wah padahal gua suka banget tuch ama cemilan, apalagi kalu cemilan itu kacang. Kaya hari ini, di ruang PD ada cemilan kacang oleh-oleh dari Palangkaraya yag dibawa Pak Iton. Wah harus gua tahan neh. Namanya kalau udah sekali cemil kacang, kalau nggak sampai habis kayanya kurang puas dech. Tapi yah kayanya gua harus belajar nahan dech makan kacang.
Udah di rumah juga ada cemilan kacang atom lagi, tapi untungnya istri gua ama eja suka ingetin, tapi kadang pas malam gua umpet-umpet makan kacang ..

2. Banyak minum air putih.
Ini emang udah lama gua denger. Kayanya kalau gak salah Pak Herman pernah ngomong dech, kalau bangun tidur sebelum makan atau sikat gigi coba dech minum sebanyak-banyaknya. Tapi ini berat loch, gua coba pas bangun tidur langsung minum kanyanya rasanya enek dech pengen muntah.

3. Mengatur makan siang
Katanya sebaiknya makan siang itu teratur pada jam yang sama. Yah sich kadang-kadang kalu gua terlambat makan siang, jadi kaya balas dendam dech makannya. Jadi harus diusahakan pada jam yang sama kalau makan siang, jangan sampai terasa laparnya.

4. Membatasi porsi makan
Mulailah membatasi porsi makanan, mulai dari porsi nasinya, katanya bertahap dech, mulai dikurang 3/4 porsi dulu, trus kalau udah bisa ditambah dikurangi porsi nasinya menjadi 1/2 dari kebiasaan.
Kayanya ini berat dech, apalagi kalau nasinya pulen, anget lagi, pas ikannya cocok, trs ada sambel, kayanya maunya nambah terusss dech. Tapi yah gua mau coba dech ngurangi porsi nasi.

5. Lebih sering bergerak
Yah sekalian silaturahmi dengan seksi lain dech. Jadi kita tahu informasi yang hangat. Apalagi kalau kita sering-sering nongkrong di keuangan, jadi kalau ada kabar tentang uang rapel atau uang apakah jadi cepat tahu. Juga sering ke seksi lain dech. Sambil ngincer kalau-kalau ada komputer yang nganggur jadi bisa dipinjem untuk bikin posting di blog. Jadi tiap hari tuch kayanya harus sering pindah-pindah ruangan dech biar banyak gerak. Wah apalagi kalau udah pindah kantor, bisa banyak bergerak nech, dari satu tempat ke tempat lain, jadi sehat tuch.

Tapi kemaren gua dikomplain ama pak acep sich, katanya ini si wawan kok seringnya di ruang PD, mau pindah kah, wah jadi nggak enak neh. Harus cari ruangan yang lainnya. Kayanya di persos kalau siang ada tuch komputer yang bisa dipake.

6. Jagan lupa berolahraga.
Minimal katanya 1-2 kali seminggu bisa berenang, tenis, atau aerobik. Tapi saya punya usul ada olahraga yang murah meriah, nggak perlu modal, cukup sepatu olahraga atau kalau kuat bisa nyeker, yaitu lari pagi di komplek.
asal ada kemauan kayanya olahraga ini nggak tergantung siapa-siapa dech dan murah.
Yah kalau beli treadmill kan mahal padahal aspal di komplek kita bisa kita jadikan treadmill, cuma bedanya kalau treadmill yang bergerak, tapi kalau di aspal kita yang bergerak. he...he

Selamat mencoba yah.

Senin, 07 April 2008

Malu Rambut Botak



Baru kali ini eja protes keras, rambutnya dipotong botak. Dia protes karena diolok-olok kawannya. Dua malam berturut-turut saat mau tidur dia protes sambil nangis. Katanya, ada apa ma, eja kok dibotakin. Eja malu diledekin kawan-kawan di sekolah. Eja botak-eja botak.

Untung kawan-kawannya nggak tiap hari ngeledikin rambutnya eja. Mungkin sifat anak-anak yah yang pas awalnya melihat keanehan yang dia lihat. Tapi hanya awal-awalnya saja. Trus selanjutnya nggak lagi dech.

Tapi dampaknya eja jadi nggak pede dech, setiap keluar rumah dia pake topi, wah kayanya kami merasa bersalah dech.

Yah ini pelajaran buat kami juga, sich. Padahal dulu eja seneng dech kalau dibotakin. Mungkin lingkungan eja udah berubah, dia kan udah sekolah dan kawan-kawannya udah banyak.

Mungkin nanti kalau panjang, kalau mau dipotong nggak lagi dech dibotakin cukup dirapihin aja dech.

Padahal eja nggak tahu, kalau bapaknya mulai kecil sampai SD kalau potong rambut modelnya cepak ABRI.

Yah mungkin jaman udah berubah kita nggak bisa nyamain lagi dech sama masa lalu, sekarang jaman modern. Anak-anak sekarang jarang yang mau dibotakin rambutnya.

Trus kita harus juga ngedengrin pandangan anak kita.

Ulang tahun



Kemaren minggu eja dapat undangan ulang tahun dua orang. Pertama undangan dari anaknya rahmah yang ke -2, dekat komplek nya idin. Yang kedua undangan di komplek benawa Indah.

Pelajaran bagi saya kalau kita mengadakan ulang tahun, mungkin hal-hal yang perlu kita perhatikan adalah:
1. Jangan sampai ada anak yang tidak sampai diundang. Hal ini terjadi loch, kebetulan di sebelah rumah saya ada cucu ibu yang sudah beberapa hari tinggal bersama neneknya. Mungkin umurnya sekitar 3 tahun, dia mungkin lupa diundang. Namanya anak-anak saling ledek, Yah Cavin nggak diundang yach. Tapi untungnya eja mau dibilangin untuk ngasih kuenya yang kedua buat si cavin. Akhirnya cavin nggak sedih lagi dech.


2. Kalau mau undang sebaiknya awal bulan lah, Soalnya kita kan harus nyiapin kado buat



Alhamdulilah dech waktu eja ulang tahun dia minta undang kawan-kawan. Trus minta dibeliin lilin untuk ditiup sama teman-teman
Tapi waktu kemaren di ulang tahun kawannya dia, sempet nanya juga sich waktu eja ulang tahun kenapa kawan-kawan eja kok nggak pake baju baru sich.

Soalnya waktu eja ulang tahun kami langsung manggil kawan-kawan nya spontan saat itu juga, sekitar 5 orang, trus bernyanyi bersama dan meniup lilin. Dan makan kue blasck forest

Tapi yang penting eja seneng juga sich.

Rabu, 02 April 2008

FENOMENA FILM AYAT-AYAT CINTA

Kaget juga waktu ada pemberitaan di tivi, Presiden SBY mengajak para duta besar menonton bareng film ayat-ayat cinta dengan durasi waktu putar film kurang lebih dua jam. Kayanya saya nggak percaya juga kok sempet-sempetnya Presiden menonton film padahal kan presiden jadwal acaranya padat benar.

Waktu tahu mantan presiden BJ Habibie juga nonton saya nggak heran. Wajar beliau sudah pensiun dan punya waktu banyak. Tapi ini loch Presiden RI sempet-sempetnya nonton film tersebut. Padahal saya aja yang waktu luangnya kelewat banyak kayanya malas nonton film tersebut. Kata orang filmnya banyak ngomong anggak rame. Kayanya hati saya udah apatis dulu dech untuk nonton film tersebut.

Setelah saya mencoba memikirkan dan mencoba mengerti ada apa di balik misi presiden tersebut menonton film tersebut. Kata beliau (Presiden SBY) film ini membawa misi/pesan yang baik, dimana selama ini orang Islam dianggap orang yang keras, suka membuat kerusuhan, apalagi bayangan orang luar negeri tentang masyarakat Indonesia yang mayoritasnya beragama Islam dalam menyelesaikan suatu masalah sukanya dengan kekerasan. Selama ini banyak terjadi kontroversi dari film tersebut. Tapi Presiden SBY dengan berjiwa besar bisa mengambil hikmah yang ada dalam film tersebut. Dan menekankan pada nilai-nilai kemanusian yang baik dalam film tersebut.

Saya juga bisa ambil hikmahnya dalam kehidupan sehari-hari saya. Untuk mencoba mengerti terlebih dahulu masalahnya. Pernah teman saya bercerita. Awalnya dia merasa marah dan kesal, saat si anak dapat nilai yang kurang dalam pelajaran sekolahnya. Tapi setelah dia membaca tulisan tentang pendidikan anak. Untuk menghadapi anak yang mendapat nilai jelek, jangan langsung kita memarahinya. Takutnya nantinya si anak akan stres. Dan semangatnya akan kendur. Coba lah berusaha mengerti terlebih dahulu, baru dimengerti. Jangan langsung kita marahi, marilah kita memahami dulu kenapa dia dapat nilai jelek tersebut. Apa masalahnya, setelah kita memahami masalah cari alternatif pemecahan masalahnya dan dorong terus semangatnya untuk lebih giat belajar. Alhamdulillah setelah kawan saya tersebut menerapkan hal tersebut, nilai-nilai si anak sekarang jauh lebih baik malah nggak pernah lagi dapat nilai kurang katanya.

Dalam buku The 7 Habits of Highly Effective People karya Stephen R. Covey, yang salah satu isinya mengatakan salah satu kebiasaan yang perlu kita latih dalam berkomunikasi atau berdialog dalam menyelesaikan masalah adalah Berusaha mengerti terlebih dahulu, baru dimengerti.

Kayanya bagus juga kalau dalam rumah tangga kita, dalam setiap menghadapi suatu masalah marilah kita mencoba untuk mengerti terlebih dahulu, baru dimengerti. Kalau hal ini kita terapkan dan kita latih terus insya Allah hati kita akan lapang dalam menyikapi suatu masalah, dengan niat yang baik insya Allah akan ditunjukkan hikmah yang baik dari peristiwa tersebut. Dan mungkin berita tentang kekerasan yang sering terjadi dalam rumah tangga akan jauh berkurang. Marilah kita (khususnya saya pribadi) untuk terus berlatih dan berdoa agar dimudahkan untuk berhati lapang, mau menerima pendapat, sabar dan ikhlas dalam menghadapi permasalahan hidup ini. Marilah kita mencoba mulai dari diri sendiri untuk berusaha mengerti terlebih dahulu baru dimengerti, mulai dari rumah kita sendiri untuk belajar dan berlatih, mulai dari hal-hal yang kecil dan mulai saat ini.

Sikap ini mungkin kalau diterapkan di semua aspek kehidupan akan membawa dampak, baik disekolah, kampus, di kantor-kantor, di DPR. Marilah kita berlatih dalam menghadapi suatu masalah apapun untuk berusaha mengerti terlebih dahulu, baru dimengerti. Kalau hal ini bisa kita terapkan, insya Allah berita-berita tentang kekerasan dalam menyatakan pendapat kita (demo) akan berkurang. Dan kesan masyarakat Indonesia yang suka kekerasan akan hilang dengan sendirinya. amiiin.

Senin, 31 Maret 2008

Tulisan pertama di BPost

Sabtu pagi, ada telepon dari mba yayuk, "wan tulisan kamu ada di Bpost, jadi headline opini lagi. Wah kayanya nggak nyangka juga sih bisa masuk tulisannya. Padahal tahu gak itu tulisan cuma tentang kisah sehari-hari yang saya rasakan. Trus nulisnya juga cepat-cepat. Kayanya mungkin tulisan gua nggak bakal masuk dech di koran. Dan udah beberapa hari ditungguin kok nggak muncul-muncul. Malah yang diharapkan tulisan yang dikirim ke Radar yang gua harapan muncul.

Yah kayanya berita sabtu tadi pagi kalau boleh saya ekspresikan merupakan hadiah terindah ulang tahun gua dech. Trus mendobrak mental gua yang selama ini kayanya nggak bisa nulis di koran. Mudah-mudahan tulisan ini merupakan awal-dari tulisan-tulisan yang akan selalu gua tulis, untuk pengembangan diri gua.

Pas sampai di kantor, ada kritik dari ipau, katanya kiraan tulisannya ada data-data soalnya diatasnya kan pake nama peneliti. Soalnya peneliti kan harus ada data-data yang menunjang tulisan kita. Tambah yuli, coba dech kaya tulisannya marinus. Dia nulis pake data-data yang banyak.

Makasih yah kawan-kawan, ini merupakan cambuk bagi saya untuk meningkatkan tulisan saya. amiiin.

Oke makasih dulu, saya mohon masukan dan kritik
salam luar biasa, dan stop global warming.

Jumat, 28 Maret 2008

Renungan di Hari Ulang tahun

Taggal 28 Maret ini gua tepat berulang tahun ke 35 tahun. dipikir-pikir gua udah lama juga yach menikmati hidup ini. trus jatah hidup gua jadi berkurang yach.

Trus gak kerasa juga gua udah 8 tahun di banjarbaru. Pas tadi pagi membawakan pembahasan RPTP lagi-lagi hasil presentase kurang memuaskan. Kadang-kadang saya merasa gak berbakat jadi peneliti dech (malu-malui almamater aja neh gua).

Tapi kemaren pas ada pembinaan dari P Jaban jadi malu dech, kata beliau peneliti sekarang lembek-lembek dulu saya harus bekerja keras untuk bisa survive sebagai peneliti. Bahkan dari cerita beliau dia sampai hanya makan bubur kacang hijau dan tempe untuk bisa hidup karena sambil sekolah dan berjalan kaki berkilo-kilo (mirip kisah dalam laskar-laskar pelangi).

Terus pesan beliau untuk meningkatkan semangat kerja harus ada inner motivasi yang kuat dari dalam diri masing-masing.


Setelah saya renungkan emang gw kayanya belum bekerja keras dech. Dikantor masih suka ngobrol dan kalau dihitung-hitung nonton tivi dan kegiatan lainnya dibanding kegiatan membaca masih banyak kegiatan lainnya. Baca sehari sejam aja belum tentu dilakukan.

Kalau kawan-kawan gw ada yang sampe jam 2 malam baru tidur untuk belajar sedangkan gua jam 9 malam aja ngantuk.

Kemaren pas dengan di radio smart fm, untuk melakukan perubahan dalam kehidupan sehari-hari, tergantung dari pertanyaan yang selalu kita keluarkan. Jangan sampe kita hanya berkata kenapa saya kok nggak bisa kaya dia. Katanya nya pertanyaan itu harus diganti dengan, BAGAIMANA SAYA BISA SEPERTI MEREKA. Jadi jangan tanyakan kenapa saya begini, kenapa saya begitu. tetapi ganti pertanyyaan tersebut dengan Bagaimana saya bisa seperti mereka. Ini pertanyaan lebih fokus untuk melakukan perubahan.

Ya Allah kuatkanlah saya untuk melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baek amiiin.

Yang harus saya tanyakan dalam diri saya sekarang harus dimulai "bagaimana saya bisa berubah". Mulai saat ini pertanyaan harus dimulai BAGAIMANA SAYA BISA .....


Trus pas baca blognya rony, ada tip-tip supaya kita beruntung:
katanya untuk hidup kita beruntung kita harus:
1. Perbanyak relasi (untuk saya harus memperbanyak relasi peneliti dari manapun untuk lebih menambah ilmu dan wawasan)
2. Pelajari hal-hal yang baru
3. Banyak memberi dan melayani dengan ikhlas
4. Harus punya tujuan dalam setiap hal
5. Bersifat fleksibel dan rileks (jangan terlalu ngoyo)
6. Mengikuti dan mengasah intuisi
7. Bersikap positip
8. Bertumbuh dan belajar terus (wah ini cocok buat peneliti nech)
9. Berani ambil tindakan
10. Pasrah pada Tuhan swt.

Moga-moga gw bisa nerapin yang 10 tersebut dan dihari yang baik ini saya bersyukur diingkatkan kawan-kawan untuk meningkatkan kinerja dan semoga Allah meridoinya amiiiin.

Selasa, 25 Maret 2008

Besuk kawan sakit

Tadi siang habis besuk ke rumah Pak H. Supriadi bareng ikut mobil dinas P. Madya baerng ama P. Rusmana, P. Riswan dan P. Fahmi, beliau sudah beberapa hari ini belum bisa ke kantor setelah menjalankan operasi di mata kaki. Pas mau pulang dari rumah pak haji, ibunya berkata, Waduh pak makasih yah di tengokin. Kayanya hari ini bapak seneng dech ketemu kawan-kawan. Trus kata si ibu lagi, hari ini bapak mau ketawa nggak seperti biasanya, agak susah untuk diajak becanda.

Mungkin ini lah salah satu kenapa pesan agama kita, jika ada kawan/tetangga/saudara kita sakitnya, sebaiknya kita sebisa mungkin untuk membesuknya. Soalnya, apa kayanya seneng banget dech kalau orang sakit ditengokin.

Tapi kadang-kadang di masyarakat kita, ada aturan yang gak tertulis/kebiasaan orang kita kalau mau membesuk orang sakit harus bawa sesuatu yang harus kita bawa. Kayanya menurut saya, kalau emang kita punya duit yah bawa lah sesuatu tapi pas kita nggak punya duit apalagi pas tanggal tua, jangan sampai gara-gara kita nggak ada duit sampai kita malas untuk membesuk orang sakit. Padahal kita datang untuk membesuk dan memberi semangat untuk keluarga agar supaya sabar menghadapi dan mendoakan untuk kesembuhannya rasanya sudah cukup dech.

Kaya tadi ekspresi dari ibu H. Supriadi seneng banget hari ini kawan-kawan di kantor banyak yang membesuk bapak.

Ini juga pernah saya rasakan waktu istri saya sakit, kayanya seneng banget dech kalau ada yang datang membesuk. Kayanya kehadirannya cukup membuat kita seneng.

Yah sudah yah, semoga kita selalu sabar dalam menghadapi semua cobaan yang menimpa kita. amiiiiiin.


Salam kompak selalu.
stop global warming yachhh.

Senin, 24 Maret 2008

Mimpi saya

Belakangan ini saya banyak browsing mengenai tulisan mengenai mimpi/The secret, trus kemaren kan liburan panjang saya merenung mimpi saya apa yah????. Waduh kok mimpi aja saya nggak berani gimana mewujudkannya. Trus pas kemaren ngomong ama kakak ipar katanya, kita hidup ini harus punya mimpi neh.

Pas saya nulis tentang mimipi-mimpi saya di rumah dan ditempel di lemari trus dibaca istri saya, kata istri saya wah mimpinya besar banget tuch, kata istri saya, saya aja nggak berani mimpi. Wah kok mimpi aja nggak berani gimana mau dikabulkan Allah kalau kita nggak minta yang kita inginkan.

Mau tau gak tentang mimpi-mimpi saya.

Ini loh mimpi saya, semoga Allah meridhoi dan mengkabulkannya, amiin

Dibidang karier:
1. Pada bulan desember 2008 bisa mengajukan fungsional kredit saya minimal dengan nilai 50
2. Mempunyai nilai toefl 500
3. ada minimal satu tulisan masuk jurnal di Puslit atau universitas tahun 2008-2009
4. Setiap ada seminar kontribusi tulisan
5. Punya laptop paling lambat tahun 2009
6. Sekolah S2 paling lambat 2009
7. Mengikuti diklat penulisan jurnal internasional paling lambat tahun 2009.
8. Tiap tiga tahun sekali naik jabatan fungsional saya

Dibidang spiritual:
1. Naik haji pada umur 45 tahun
2. Meningkatkan amal ibadah dan beramnal saleh
3. Menjaga emosi dan penyakit hati

dibidang materi :
1. Dapur sudah dibangun permanen paling lambat tahun 2009
2. Ganti motor dengan 125 cc paling lambat tahun 2009
3. Punya usaha sampingan paling lambat tahun 2009
4. Punya mobil umur 44 tahun
5. Bebas hutang
6. Dapat membantu biaya sekolah saudara
7. Mempunyai tabungan yang cukup jadi bisa wisata tiap tahun
8. Rutin ngirim ortu duit

Dibidang fisik:
1. Akhir tahun 2008 bisa pake celana nomor 33
2. Olagraga tetap dan konsisten
3. Diet dari ngemil
4. Tensi darah normal
5. Hidup teratur

Ya Allah jika mimpi/harapan saya itu akan menjadi baek buat saya dan keluarga tolong kabulkanlah mimpi saya tersebut, amiiin.

Untuk kawan-kawan penggemar setia saya tolong yah ingatkan saya tentang mimpi saya tersebut sehingga mimpi saya tersebut jadi terkabul amiiin.

Salam kompak selalu
stop global warming yach

Tulisan tentang secret

Ini tulisan mengenai secret yang saya ambil dari blognya beberapa orang:
1. dari blognya fauzi rahmanto.
2.

LOA SEMUDAH 1,2,3

Banyak teman yang mengatakan pada saya, bahwa mereka umumnya sudah pernah mengalami sendiri berjalannya hukum Law of Attraction (LOA). Bahwa pikiran dan perasaan Anda, akan menarik hal-hal yang berkesuaian kedalam hidup Anda. Likes attract likes. Ini mungkin banyak yang sudah pernah mengalami. Dari sekedar Anda ingat seorang teman, tiba-tiba teman tadi menelpon. Hingga pada saat Anda berniat menjalankan bisnis, tiba-tiba ada kesempatan bisnis yang datang tidak terduga. Namun, hampir semua umumnya terjadi di luar kesadaran. Sementara untuk "menggunakan" LOA secara sadar, kelihatannya masih agak sulit.

Padahal menerapkan Law of Attraction (LOA) secara sadar, ternyata semudah 1,2,3. Paling tidak begitu kata Michael J. Losier. Beliau ini pengarang buku "Law of Attraction" (2006), yang pemikiran-pemikirannya banyak terinspirasi oleh Jerry dan Ester Hicks. Tidak hanya Losier, konsep yang diajarkan Joe Vitale pun banyak yang mirip dengan konsep dari Ester Hicks. Bahkan di Indonesia banyak praktisi LOA, pengajar, dan motivator yang sering mengajarkan ini. Namun sayangnya, karena buku dan tulisan yang banyak beredar di Indonesia jarang menyebut referensi nya dari mana, maka ketika ada beberapa detil yang hilang, jadi sedikit membingungkan. Selain itu, banyak teman saya yang mengalami kesulitan melakukan teknik-teknik visualisasi canggih seperti yang sering diajarkan. Saya juga begitu. Saya termasuk orang yang lebih mudah menulis daripada bervisualisasi. Jadi kadang niatnya saja bervisualisasi, tapi ujung-ujungnya malah ketiduran.

Nah, akan saya coba sampaikan 3 langkah mudah menerapkan LOA menurut Michael J. Losier, yang menurut saya cukup lengkap namun sederhana. Anda yang sudah mencoba LOA secara sadar silakan membandingkan dengan praktek Anda. Tiga langkah ini oleh Michael J. Losier disebut sebagai "Deliberate Attraction". Maksudnya proses attraction yang kita lakukan secara sadar. Ah, jangan kepanjangan, mari kita mulai saja.
Satu.

Kalau Anda pernah nonton film the Secret, Anda pasti ingat wajah Pak Tua Bob Proctor, yang dengan muka serius bertanya: "what do you really want?" Di sampul DVD asli nya bahkan ada selembar kertas kosong, dimana Bob meminta kita menuliskan, apa sebetulnya yang kita mau. Memang langkah awal ini penting. Michael J. Losier menyebut langkah pertama ini sebagai langkah mengidentifikasikan hasrat kita (identify your desire). Mengidentifikasikan apa yang sebetulnya kita inginkan. Nah, ini yang gampang-gampang susah. Biasanya ketika ditanya "jadi sebetulnya kamu mau apa?", mulut langsung terkunci, pikiran jadi blank. Atau sebaliknya, nyerocos tanpa henti dari A sampai Z, sampai gak jelas mau apa. Nah, supaya jelas gunakanlah "clarity through contrast worksheet".

Caranya? Pertama, tentukan dulu di "prominent area" apa Anda ingin identifikasikan hasrat Anda ini. Misalnya, dalam area karir, keuangan, kesehatan, keluarga atau asmara juga boleh, kalau mau. Katakan Anda akan membuat worksheet untuk keuangan, maka ambil selembar kertas, tulis judulnya: Kondisi Keuangan Idealku. Ini contoh saja, Anda bisa kreatif sedikit lah. Misalnya kalau soal asmara, tulis saja: Pacar Idealku, dsb.

Di bawah judul, buat tabel dua kolom. Kolom sebelah kiri sebut saja kolom "contrast". Di kolom ini cantumkan hal-hal yang Anda tidak mau terjadi. Karena manusia memang aneh. Ketika disuruh mengungkapkan hal-hal yang gak disukai biasanya lebih gampang. Tuliskan satu item untuk satu baris. Misalnya kalau dalam hal keuangan: 1. Selalu kekurangan uang, 2. Penghasilan pas-pas an, 3. Penghasilan gak naik-naik, 4. Cuma mengandalkan penghasilan dari satu sumber, 5. Penghasilan tidak cukup untuk menyekolahkan anak di sekolah terbaik, dst. Gampang kan? Sounds familiar? Hehehe … maaf ya, saya gak maksud nyinidir siapa2. Tuliskan sebanyak yang Anda mau.

Kemudian, baca setiap item. Dan kemudian tanyakan: "Jadi, apa yang kamu inginkan? Nah, lalu tulis jawabannya di kolom sebelah kanan, kita sebut saja kolom "clarity". Misalnya item 1: "Selalu kekurangan uang". Ini tidak Anda inginkan, jadi tanyakan: "Jadi, apa yang kamu inginkan?", nah tulis jawaban Anda, misalnya: "Selalu memiliki uang dalam jumlah yang stabil dan melimpah". Jawaban ini yang kita tulis di kolom clarity, dan kemudian jangan lupa coret kalimat di kolom contrast. Selesai satu item, ulangi untuk setiap item yang sudah Anda tulis.

Akhir dari langkah pertama ini, Anda akan memiliki daftar apa yang sebetulnya Anda inginkan. Anda bisa membuat beberapa worksheet sesuai prominent area yang sedang ingin Anda kerjakan.
Dua.

Nah, setelah jelas keinginan Anda. Langkah ke dua adalah memberi perhatian dan perasaan atas keinginan tadi, sehingga vibrasi nya akan semakin kuat. Michael J. Losier termasuk yang skeptis dengan efektifitas afirmasi tradisional, sehingga menganjurkan untuk memodifikasi. Alternatifnya? Dengan membuat "Desire statement". Nah, ambil kertas kosong lagi. Hehehe … saya lupa mengingatkan ya, Anda harus sediakan alat tulis dan kertas banyak2. Kemudian tulis desire statement Anda dalam tiga bagian. Alinea pertama, adalah opening sentence, tuliskan: "Saya sedang dalam proses menarik segala sesuatu yang perlu saya lakukan, ketahui, dan miliki untuk menarik …."Nah, titik2 nya silakan diisi sesuai judul prominent area yang sedang Anda kerjakan. Misalnya, dari contoh di atas adalah "situasi keuangan ideal saya".

Bagian kedua adalah batang tubuh (body) desire statement itu sendiri. Disini Anda mulai berikan perhatian dan perasaan. Anda tuliskan kembali poin-poin keinginan yang sudah Anda identifikasikan di clarity through contrast worksheet, kedalam kalimat-kalimat positif yang penuh emosi. Caranya dengan menggunakan kata-kata seperti: "Saya sangat senang, bahwa …", "Saya sangat bahagia dan bersemangat, mengetahui bahwa …". Dan semacam itu. Contoh? Misalnya: "Saya sangat bahagia dan bersemangat bahwa kondisi keuangan ideal saya memungkinkan saya selalu memiliki uang dalam jumlah yang stabil dan melimpah", dsb. Rasakan emosi nya sewaktu Anda menuliskan. Apalagi kalau sudah menyangkut keluarga. Misalnya, "Saya sangat berbahagia dan penuh semangat, bahwa kondisi keuangan ideal saya memungkinkan saya menyekolahkan anak saya di sekolah yang terbaik …". Bagian ini bisa terdiri dari beberapa alinea sesuai jumlah desire yang sudah Anda identifikasikan.

Bagian ketiga adalah penutup. Tuliskan satu alinea yang menjadi closing sentence, misalnya: "Law of Attraction bekerja dan menggerakkan apa yang perlu terjadi untuk terwujudnya hasrat saya". Oh ya, ini contoh saja dari Michael Losier. Anda mungkin kurang sreg dengan bunyi kalimatnya. Menurut saya, ya Anda harus sreg dengan apa yang Anda tuliskan, jadi silakan dimodifikasi sendiri. Point nya adalah memberi perhatian dan perasaan pada point2 yang sudah Anda identifikasikan.
Tiga.

Bagian ketiga adalah "allowing". Ya meskipun Anda memiliki hasrat yang membara, namun jika disertai dengan keraguan yang kuat, sama saja anda tidak membiarkan LOA bekerja. Umumnya yang membatasi adalah keraguan bahwa apa yang sudah Anda tulis akan ditarik kedalam hidup Anda. Tapi tenang, karena sekali lagi Losier memberikan kita cara praktis. Nah, kalau Anda masih punya cukup persediaan kertas, ambil selembar lagi, dan siaplah menulis "allowing statement". Tujuannya adalah menyingkirkan keraguan Anda.

Caranya? Pertama biarkan keraguan Anda muncul melalui pernyataan "tapi …" dan "karena …". Biasanya setelah membaca Desire Statament Anda muncul berbagai keraguan, tuliskan saja. Misalnya, keragan Anda adalah: "Tapi … saya saat ini tidak punya uang sama sekali, karena … saya nyaris bangkrut …". Tulis. Berapapun banyaknya keraguan Anda, tulis semua. Paling tidak selesai latihan ini, Anda jadi lebih pandai menulis, hehehe … Kemudian, atas pernyataan yang sudah Anda tulis, sampaikan pertanyaan: "Adakah di dunia ini orang yang (dalam kondisi seperti Anda), namun bisa mencapai (kondisi ideal Anda)?". Misalnya dalam contoh ini, maka pertanyaannya adalah: "Adakah di dunia ini, orang yang nyaris bangkrut, namun kemudian bisa memiliki kondisi keuangan yang stabil dan berlimpah?". Ingat baik-baik, apakah ada orang yang seperti itu. Saya yakin pasti ada. Nah, Jawab pertanyaan tadi secara tertulis. Misalnya, "Di dunia ini, banyak sekali orang yang pernah hampir bangkrut, namun bisa bangkit dan memiliki keuangan yang berlimpah …". Anda akan rasakan bahwa keraguan Anda tidak beralasan sama sekali, karena ada orang lain yang pernah dalam kondisi seperti Anda namun bisa mewujudkan hasrat yang Anda inginkan.

Demikian beberapa latihan yang pernah saya baca dari buku Law of Attraction nya Michael J. Losier. Tentu tidak sampai disitu saja, ada beberapa latihan praktis lagi yang akan semakin memperkuat vibrasi untuk menarik yang Anda inginkan. Misalnya dengan membuat "book of proof", dimana Anda catat semua kejadian yang menjadi bukti bahwa LOA yang Anda niatkan terjadi. Kemudian membuat "appreciation and gratitude statement", dimana setiap hari Anda menulis jurnal yang isinya rasa syukur dan apresiasi Anda atas kejadian-kejadian positif yang mulai terjadi pada diri Anda. Sekecil apapun.

Relatif mudah bukan? Nah kini Anda siap mencoba membuktikan LOA secara sadar. Selamat mencoba. (FR)
diambail dari tulisan Fauzi Rachmanto

Rabu, 19 Maret 2008

Bisa dicari di google search

Wah, ada gunanya juga kalau kita mengupdate blog kita. Gw baru tahu kemaren dikasih tahu om firman. Katanya kalau mau cari blogger nya si wawan bisa cari di search pake google, ketik aja wawan halwany tar keluar dech alamat blogger nya si wawan. Wah baru tahu gua kemaren coba cari di search google, bener aja begitu gw ketik nama gua eh muncul dech alamat blogger gw.

Jadi kata om firman, kalau kita sering nulis atau buka blog kita tar dengan sendirinya nanti ada di google, katanya blogger punya nya google. katanya

Jadi buat para penggemar setia saya kalau lupa nama blog wawan, tinggal cari di google search aja yach. jangan lupa tinggal ketik : wawan halwany (pake huru y yach jangan huruf i biar keren dikit he...he...)

Trus ada tambahan neh. Kawan kawan bisa sms melalui kotak shoutbox yang ada di sebelah kiri. Caranya ketik nama, trus tulis pesannya dan setelah selesai klek shout dan kemudian pesan akan tampil
Trus baca yach, dan jangan lupa komentarnya yah, biar semangat neh nulisnya

makasih.

Salam kompak selalu
Stop global warming

Selasa, 18 Maret 2008

Alamat Jurnal Kehutanan Universitas

Alamat Jurnal UGM
Redaksi Jurnal Ilmu Kehutanan Fakultas UGM
Jl. Agro Bulak Sumur
Yogyakarta 55281
Telp. 0274-512102
fax. +62-274-550541
email: jik@ugm.ac.id
website: http://www.jik.fkt.ugm.ac.id

Jurnal Hutan Tropika (UNILA)
Alamat redaksi:
Jurusan Manajemen Hutan Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Jl. Soemantri Brodjonegoro No.1. Gedong Meneng Bandar Lampung 35145
Telp (0721)701609 psw 841
email: jhutrop@unila.ac.id